Rabu, 03 Desember 2014

Manajemen Pemasaran



Assalamualaikum
Selamat Malam para pembaca ...
Malam ini saya akan berbagi posting tentang manajemen pemasaran, langsung disimak yah, berikut penjelasannya :


Manajemen Pemasaran

Manajemen pemasaran sering disebut manajemen permintaan, alasannya ialah karena pemasaran merupakan salah satu kegiatan pokok yang perlu dilakukan oleh perusahaan baik itu perusahaan barang atau jasa dalam upaya untuk mempertahankan kelangsungan hidup usahanya. Pemasaran merupakan salah satu kegiatan perusahaan, di mana secara langsung berhubungan dengan konsumen untuk memenuhi kebutuhan sesuai permintaan konsumen atau pembeli untuk mencapai tujuan organisasi, oleh karena itu manajemen pemasaran sering disebut manajemen permintaan.
Berdasarkan konsep inti pemasaran, kebutuhan berbeda dengan keinginan. Kebutuhan lebih menggambarkan tuntuan dasar manusia, muncul akibat ketidakberadaan beberapa pemuas dasar. Contohnya manusia membutuhkan makanan, udara, air, pakaian, dan tempat berlindung untuk bertahan hidup. Kebutuhan ini tidak diciptakan oleh masyarakat atau pemasar. Mereka merupakan hakikat biologis dan kondisi manusia. Sedangkan, Keinginan adalah hasrat akan pemuas kebutuhan yang spesifik dan dibentuk oleh lingungan masyarakat. Contohnya manusia menginginkan rekreasi, pendidikan, keamanan, harga diri, hak milik dan lainnya. Mereka memiliki preferensi yang kuat atas jenis dan merek tertentu dari barang dan jasa.
Antara pasar dengan pemasaran memiliki perbedaan satu sama lain. Pemasaran adalah proses perencanaan dan pelaksanaan pemikiran, penetapan harga, promosi, penyaluran gagasan/barang/jasa untuk menciptakan pertukaran yang memenuhi individu dan organisasi. Sedangan,  Pasar merupakan kumpulan penjual dan pembeli yang melakukan transaksi atas sebuah produk atau kelompok produk tertentu. Berarti Pemasaran lebih menekanan pada proses sedangkan pasar lebih mengarah kepada tempat terjadi nya proses tersebut.
Apa yang dimaksud bauran pemasaran? Bauran pemasaran (marketing mix) merupakan kumpulan dari variabel-variabel pemasaran yang dapat dikendalikan yang digunakan oleh suatu badan usaha untuk mencapai tujuan pemasaran dalam pasar sasaran. Jadi, bauran pemasaran terdiri dari himpunan variabel yang dapat dikendalikan dan digunakan oleh perusahaan untuk mempengaruhi tanggapan konsumen dalam pasar sasarannya. Bauran pemasaran terdiri dari 4 komponen, yaitu :
  1. Product (produk) adalah segala sesuatu yang ditawarkan kepada masyarakat untuk dilihat, dipegang, dibeli atau dikonsumsi. Produk dapat terdiri dari product variety, quality, design, feature, brand name, packaging, sizes, services, warranties, and returns.
  2. Price (harga) adalah sejumlah uang yang konsumen bayar untuk membeli produk atau mengganti hal milik produk. Harga meliputi last price, discount, allowance, payment period, credit terms, and retail price.
  3. Place (tempat) adalah berbagai kegiatan perusahaan untuk membuat produk yang dihasilkan/dijual terjangkau dan tersedia bagi pasar sasaran. Tempat meliputi antara lain channels, coverage, assortments, locations, inventory, and transport.
  4. Promotion (promosi) adalah berbagai kegiatan perusahaan untuk mengkomunikasikan dan memperkenalkan produk pada pasar sasaran. Variabel promosi meliputi antara lain sales promotion, advertising, sales force, public relation, and direct marketing.
Sekian penjelasan saya yang saya ambil dari beberapa referensi dibawah. Semoga bermanfaat J
Wassalamu’alaikum


*Sumber          :

Rabu, 26 November 2014

Pengenalan Akuntansi

Assalamu’alaikum Wr Wb
Selamat Malam
Pada posting kali ini saya ingin berbagi alasan mengapa memilih akuntansi dan manfaat apa yang saya harapkan dari ilmu akuntansi itu sendiri, bidang-bidang Akuntansi beserta contohnya, serta penjelasan mengenai laporan keuangan, berikut paparannya:
Saya memilih jurusan Akuntansi  karena Akuntansi merupakan ilmu yang pasti, berhubungan dengan pengelolaan finansial agar saya menjadi mampu dan terampil dalam mengatur keuangan saya selain itu kegemaran saya sendiri ialah hitung-menghitung. Oleh karena prospek kerja bagi lulusan Akuntansi sangat besar peluangnya, maka saya berharap dapat memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan saya khusus nya sebagai seorang Akuntan ataupun sebagai  Auditor.
Bidang – Bidang Akuntansi yang saya ketahui            :

1.   Akuntansi Keuangan (Financial Accounting)
Bidang ini berkaitan dengan akuntansi  untuk suatu unit ekonomi secara keseluruhan. Bidang ini  berhubungan dengan pelaporan keuangan untuk pihak-pihak di  luar perusahaan. Laporan yang dihasilkan bersifat serba guna  (general purpose). Akuntansi Keuangan adalah bidang Akuntansi yang kegiatannya meliputi pencatatan kegiatan finansial yang bertujuan untuk dapat menyajikan laporan keuangan yang meliputi neraca, laporan laba rugi dan laporan perubahan modal atau laporan laba ditahan selama jangka waktu tertentu. Laporan keuangan ini dapat dimanfaatkan oleh pihak- pihak yang membutuhkan sebagai informasi guna pengambilan keputusan dan kebijakan yang rasional dan relevan.

2.   Pemeriksaan Akuntansi (Auditing)
Pemeriksaan Akuntansi (auditing) adalah bidang Akuntansi yang melaksanakan kegiatan pemeriksaan terhadap hasil pencatatan dan laporan keuangan suatu badan, baik perusahaan maupun pemerintah. Bidang ini berhubungan dengan audit secara bebas  terhadap laporan yang dihasilkan oleh akuntansi keuangan.  Walaupun tujuan utama audit adalah agar informasi akuntansi  yang disajikan dapat dipercaya namun terdapat tujuan lainnya  seperti ketaatan terhadap kebijakan, prosedur serta menilai  efesiensi dan efektifitas suatu kegiatan. Konsep yang mendasari  auditing adalah objektifitas dan independensi dari pemeriksa serta kerahasiaan serta pengumpulan bukti-bukti yang cukup relevan.

3.   Akuntansi Manajemen (Management Accounting)
Akuntansi Manajemen adalah bidang Akuntansi yang bertujuan memberikan informasi kepada manajemen dalam menjalankan usahanya. Banyak hal yang terdapat dalam Akuntansi Biaya yang data-datanya dimanfaatkan oleh Akuntansi Manajemen. Jadi, meskipun kedua bidang akuntansi ini berbeda tujuannya, namun dalam pelaksanaannya dapat dilakukan secara bersamaan
Beberapa kegunaan akuntansi  manajemen adalah mengendalikan kegiatan perusahaan, memonitor arus kas, dan menilai alternatif dalam pengambilan keputusan. Pengendalian perusahaan melalui aktivitas yang dijalankan (activity based management) merupakan tren baru dalam akuntansi manajemen.

4.  Akuntansi Biaya (Cost Accounting)
Akuntansi Biaya adalah bidang Akuntansi yang mencatat dan menghitung serta menganaiisis data biaya pada perusahaan industri dalam usaha menentukan besalnya harga pokok produksi suatu barang atau produk. Untuk itu dengan Akuntansi Biaya akan didapatkan laporan harga untuk menyusun laporan keuangan.
Bidang ini menekankan pada penetapan dan kontrol atas biaya. Akuntansi biaya telah mengarahkan pada penetapan biaya berdasarkan aktivitas (activity based costing). Fungsi utama akuntansi biaya adalah mengumpulkan dan  menganalisis data mengenai biaya, baik biaya yang telah maupun yang akan terjadi.

5.  Akuntansi Perpajakan
Perpajakan adalah bidang Akuntansi yang menekankan pada masalah pajak yang harus dibayar oleh perusahaan atau perseorangan kepada pemerintah. Dalam perpajakan akan dibahas tentang hukum-hukum dan perhitungan-perhtiungannya dalam usaha menetapkan besamya pajak tersebut. Contohnya Akuntan Pemerintah.

6.  Peranggaran (Budgeting) Peranggaran adalah bidang Akuntansi yang melakukan kegiatannya dengan menyusun anggaran, baik pendapatan maupun biaya atas dasar. pedoman-pedoman tertentu maupun standar dari suatu badan. Anggaran merupakan pedoman bagi perusahaan, perorangan atau pemerintah dalam melakukan kegiatan finansialnya di masa yang akan datang.
Bidang ini berhubungan dengan penyusunan rencana keuangan mengenai kegiatan perusahaan untuk jangka waktu tertentu di masa datang serta analisis dan pengawasannya. Anggaran adalah sarana untuk menjabarkan tujuan perusahaan. Anggaran berisi rencana kegiatan yang akan dilaksanakan serta nilai uangnya di masa datang.

7.  Akuntansi Pemerintahan (Governmental Accounting)
Akuntansi Pemerintahan adalah bidang Akuntansi Keuangan yang diterapkan di lembaga pemerintahan. Akuntansi Pemerintahan ini bertujuan untuk menyajikan laporan keuangan, pengendalian dan pengawasan keuangan pemerintah/negara. Akuntansi pemerintahan diharapkan dapat mengatur administrasi keuangan negara dengan baik
Bidang ini mengkhususkan diri dalam pencatatan dan pelaporan transaksi-transaksi di badan pemerintahan. Akuntansi pemerintahan menyediakan laporan akuntansi tentang aspek kepengurusan dari administrasi keuangan negara.

8. Sistem Akuntansi (Accounting System) 
Sistem Akuntansi adalah bidang Akuntansi yang melaksanakan kegiatan dengan merancang cara melakukan pencatatan akuntansi supaya aman, efektif dan efisien, mulai dari mengorganisir dokumen, formulir-formulir dan menyusun prosedur pencatatannya.

9. Akuntan Privat
Adalah akuntan yang bekerja pada sebuah perusahaan atau lembaga lain yang biasanya memegang jabatan sebagai kepala Bagian Keuangan, kepala Bagian Akuntansi, bendahara, dll.
10. Akuntan Public
Adalah akuntan yang tidak bekerja pada sebuah lembaga yang berdiri sendiri
11. Akuntansi Pendidik
Akuntan yang bekerja dilembaga pendidikan untuk mengajar, riset dan pengembangan pengetahuan akuntansi

Sekarang sudah tau kan bidang – bidang akuntansi?

Laporan Keuangan dan syarat-syaratnya       :
Pengertian Laporan Keuangan
Laporan keuangan adalah suatu alat/media yang digunakan untuk menggambarkan kondisi keuangan dan dan hasil usaha pada jangka waktu tertentu. Laporan keuangan lahir dari suatu keadaan ekonomi yang terjadi, baik itu secara nasional maupun internasional, dimana keadaan ekonomi tersebut dapat mempengaruhi keadaan suatu perusahaan, seperti naik atau turunnya laba, posisi aktiva dan arus kas, serta perubahan posisi keuangan perusahaan. Untuk mengetahui naik-turun laba, posisi aktiva dan arus kas serta perubahan posisi keuangan suatu perusahaan, maka diperlukan suatu laporan keuangan.
Syarat-syarat Laporan Keuangan
Salah satu untuk membuat laporan keuangan harus memenuhi beberapa syarat-syarat yang harus dipenuhi, yaitu sebagai berikut :
1)                 Relevan merupakan data yang diolah ada kaitannya dengan transaksi
2)                 Jelas dan dapat dipahami,  informasi yang disajikan ditampilkan sedemikian rupa sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh semua pembaca laporan keuangan
3)                 Dapat diuji kebenarannya merupakan data dan informasi yang disajikan harus dapat ditelusuri pada bukti asalnya
4)                 Netral merupakan laporan keuangan yang disajikan dapat dipergunakan oleh semua pihak
5)                 Tepat waktu merupakan laporan keuangan harus memiliki periode pelaporan
6)                 Dapat diperbandingkan merupakan laporan keuangan yang disajikan harus dapat diperbandingkan dengan periode-periode sebelumnya
7)                 Lengkap merupakan data yang disajikan dalam informasi akuntansi harus lengkap
Demikian penjelasan dari saya, semoga bermanfaat ^_^
Wassalamu'alaikum Wr Wb


*Sumber         :
Fotocopy Bab Kewiraswastaan